Batas Konsumsi Makanan Cepat Saji Menurut Ahli

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.

Makanan cepat saji sering dijadikan pilihan untuk dimakan saat seseorang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak.

Makanan cepat saji sering disebut sebagai makanan yang tidak sehat bahkan dapat membahayakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Menurut Lily Arsati Lestari, Staf Pengajar Prodi S1 Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM, pada umumnya makanan cepat saji tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi manunsia karena tidak ada gizi seimbang dari makanan tersebut.

Lily mengatakan, walaupun makanan fast food tidak mengandung gizi yang seimbang, tetapi sajian tersebut masih bisa dikonsumsi sesekali.

Baca juga: Makanan Peningkat Imunitas yang Perlu Dikonsumsi Setelah Vaksin

Makan maksimal satu kali dalam seminggu

Menurut Lily, sampai sekarang belum adanya batasan konsumsi makanan cepat saji yang pasti. Tetapi, ia menyarankan untuk makan fast food sebanyak satu kali dalam seminggu.

Lily menuturkan “batasan yang disepakati sebenarnya tidak ada. Namun, kalau dari sisi keberadaannya makanan tersebut hanya ada di pusat perbelanjaan atau mall. Jadi, saya rasa kalau misalnya makan smeinggu sekali atau dua minggu sekali masih oke.”

Ia berkata bahwa terkadang makanan tidak selalu hanya dilihat dari kandungan gizinya, tetapi dari faktor lain, seperti kesukaan atau bisa membuat orang senang.

Photo by Tim Samuel from Pexels

Bisa diterapkan oleh semua orang

Menurut Lily, batasan mengonsumsi makanan fast food sebanyak satu kali seminggu dapat diikuti semua orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Bahkan, Lily mengatakan penggiat diet dapat mengikuti batasan yang sama untuk mengkonsumsi makanan cepat saji.

Sebagai penggiat diet, mungkin harus menyesuaikan kebutuhan kalori harian dengan makanan siap saji yang ingin dikonsumsi. Satu porsi ayam goreng dan kentang goreng dapat mengandung sebanyak 500 kilo kalori.

Baca juga: Resep Olahan Ikan Tenggiri yang Lezat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Makan Hemat dengan Tukar Poin GRES di Digiresto

Halo, Sahabat SiCepat! Yuk, tukar poin GRES kamu dengan e-voucher untuk pesan makanan di Digiresto! Kamu akan mendapatkan ektsra...

Aksi Karyawan SiCepat Antar Korban Kecelakaan dengan Mobil Ekspedisi

SiCepat Ekspres melalui Tim HRD memberikan apresiasi dan uang tunai kepada Indra Kurniawan, karyawan yang bekerja sebagai petugas keamanan...

Tips Mendapatkan Pinjaman Modal Awal Usaha

Permasalahan modal awal kerap kali sering dihadapi oleh setiap orang yang akan pertama kali membuka bisnisnya, terlebih untuk mendapatkan...
Exit mobile version