Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.

Hampir semua orang Indonesia memiliki kain atau pakaian batik di dalam lemarinya. Tetapi, belum tentu semuanya mengetahui cara untuk menyimpan dan merawat batik yang benar.

Motif batik sangat beragam dan warnanya pun memiliki detail yang menarik. Untuk itu kamu perlu melakukan beberapa perawatan khusus. Apabila disimpan sembarangan atau tidak dirawat sama sekali maka ia akan menyusut dan warnanya pun akan memudar.

Dengan melakukan perawatan yang benar maka akan membuat salah satu karya kain tradisional Indonesia ini tetap memiliki warna yang indah dan juga bahan yang tak mudah sobek. Melansir dari CNN Indonesia, Bram Kushardjanto, sebagai pengusaha sosial budaya dan pekerja budaya memberikan beberapa tips untuk merawat batik.

Photo by Camille Bismonte on Unsplash

Baca juga: Mengulik Asal-Usul Batik Khas Indonesia dan Motifnya

Hindari penggunaan kamper

Menggunakan kamper untuk membuat batik menjadi wangi dan bebas rayap justru akan membuat batik menjadi rusak. Maka dari itu hindari penggunaan kamper yang kamu simpan dalam lemari. Sebisa mungkin kamu simpan batik di tempat yang berbeda dari pakaian lainnya jika lemari pakaian kamu menggunakan kamper.

Hindari menyuci batik dengan deterjen

Saat mencuci, jangan merendamnya ke dalam air deterjen, Bram mengungkapkan bahwa mencuci batik dengan memakai lerak. Buah lerak dipercaya untuk mencuci batik terutama untuk kain batik yang baru jadi. Industri batik pun menjaga kualitas batik mereka dengan lerak.

Jemur dengan cara diangin-anginkan

Setelah batik dicuci, jemur batik dengan cara diangin-anginkan. Jangan langsung terpapar sinar matahari karena akan membuat batik menjadi kusam.

Jangan melipat kain batik

Jika kamu memiliki kain batik tua sebaiknya jangan melipatnya karena berpotensi akan rusak. Daripada dilipat, sebaiknya kain batik tua digulung. Gulung dengan pipa atau tongkat pramuka.

Baca juga: 5 Referensi Outfit Kondangan Untuk Wanita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Makan Hemat dengan Tukar Poin GRES di Digiresto

Halo, Sahabat SiCepat! Yuk, tukar poin GRES kamu dengan e-voucher untuk pesan makanan di Digiresto! Kamu akan mendapatkan ektsra...

Aksi Karyawan SiCepat Antar Korban Kecelakaan dengan Mobil Ekspedisi

SiCepat Ekspres melalui Tim HRD memberikan apresiasi dan uang tunai kepada Indra Kurniawan, karyawan yang bekerja sebagai petugas keamanan...

Tips Mendapatkan Pinjaman Modal Awal Usaha

Permasalahan modal awal kerap kali sering dihadapi oleh setiap orang yang akan pertama kali membuka bisnisnya, terlebih untuk mendapatkan...
Exit mobile version