Tuesday, September 28, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bangkitkan UMKM Indonesia di Tengah Pandemi

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sebagian produk-produk lokal dan UMKM Indonesia terbukti mampu bersaing dengan merek-merek internasional. Walaupun pada segmen tertentu, seperti produk elektronik, merek lokal masih sulit bersaing dengan merek-merek global, menurut survei konsumen oleh Deloitte pada 2019, konsumen Indonesia lebih menyukai produk lokal untuk baju, alas kaki dan kosmetik. Di samping keyakinan terhadap kualitas produk lokal dan UMKM makin tinggi, faktor harga masih jadi salah satu keunggulan produk-produk lokal.

UMKM Indonesia tidak hanya jadi tiang perekonomian, tapi juga menyerap banyak sekali tenaga kerja sekaligus mengurangi pengangguran. Dari total 64,94 juta unit usaha di Indonesia pada 2018, hanya 5.550 perusahaan yang tergolong usaha besar dan 60.702 usaha menengah. Sisanya, lebih dari 99 persen di dasar piramida, merupakan usaha mikro dan kecil dengan aset kurang dari Rp 500 juta.

Digitalisasi dapat menjadi ‘mantra’ bisnis di seluruh dunia untuk beradaptasi dengan perubahan perekonomian yang sangat cepat, terutama setelah terjadi pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 memaksa para pengusaha UMKM bermigrasi dari bisnis offline ke daring. Dalam setahun terakhir lebih dari 4 juta UMKM mulai mengadopsi bisnis secara daring.

Pemerintah telah menetapkan target, pada 2023 nanti, paling tidak 30 juta dari 64 juta UMKM di Indonesia telah go digital. Saat ini, baru sekitar 12 juta UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital.

Untuk itu katadata.co.id membuka diskusi online (webinar) bertema “Gotong Royong Bantu UMKM” pada Kamis, 5 Agustus 2021 pukul 11.00 WIB. Diskusi online ini akan berlangsung bersama para pembicara di antaranya, Erick Thohir, Menteri BUMN, Suwarsito, Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo, Wiwin Dewi Herawati, CMO SiCepat Ekspres, dan Sinta Setyaningsih, Kepala Divisi Hubungan Eksternal OVO.

Pada kesempatan kali ini, SiCepat Ekspres yang diwakili oleh Wiwin Dewi Herawati, CMO SiCepat Ekspres, berkesempatan untuk memaparkan perannya sebagai perusahaan logistik asli Indonesia yang mendukung dan membantu perkembangan bisnis UMKM Indonesia.

Webinar Jaga UMKM Indonesia ini bisa kamu ikuti secara gratis dengan cara mengunjungi https://katadata.co.id/jagaumkmindonesia2021 dan kamu bisa mendapatkan e-Sertifikat.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Meditasi Menenangkan Pikiran Untuk Pemula

Meditasi bisa dipelajari oleh setiap orang. Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan merupakan kegiatan untuk melatih fokus pikiran agar...

Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin Covid-19

Hipertensi menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan oleh seseorang yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19. Bagi pengidap penyakit hipertensi,...

Hati-hati Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi atau high heels memiliki beragam model yang menarik. Sepatu hak tinggi dipercaya dapat memberikan kesan yang...

Populer Artikel