Tuesday, September 28, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Festival Pulau Penyengat

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Indonesia memang terkenal dengan ragam budayanya, salah satunya adalah kebudayaan Melayu. Kebudayaan Melayu ini bisa kamu temui di beberapa daerah di di Indoensia seperti di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Untuk kamu yang penasaran dan ingin mengetahui uniknya kebudayaan Melayu ini, bisa mengunjungi daerah-daerah yang kental akan budaya Melayunya, seperti Kepulauan Riau.

Di Kepulauan Riau, ada sebuah festival yang sangat kental dengan kebudayaan Melayunya yakni “Festival Pulau Penyengat”. Festival ini merupakan pesta budaya Melayu yang digelar meriah di Tanjung Pinang, Kepualauan Riau. Pulau Penyengat dikenal dengan warisan kebudayaan Melayunya yang sangat kental. Pasalnya, Pulau Penyengat ini merupakan pusat pemerintahan, adat istiadat, penyebaran agama Islam, dan kebudayaan Melayu pada masa Kesultanan Riau.

Salah satu peninggalan sejarah yang paling terkenal dan menjadi ikon utama dari Pulau Penyengat ini adalah bangunan bersejarah Masjid Raya Sultan Riau. Berada di komplek Istana Kantor, Masjid Raya Sultan Riau ini merupakan bukti sejarah jaman Kesultanan Riau. Selain masjid, di dalam komplek Istana Kantor juga terdapat makam-makam para raja, makam pahlawan nasional Raja Ali Haji, dan terdapat pula benteng pertahanan di Bukit Kursi.

Untuk mengajak masyarakat lebih mengenal dan mengetahui seluk beluk kebudayaan Melayu tersebut, Dinas Pariwisata Kepulauan Riau mengadakan “Festival Pulau Penyengat” yang menyuguhkan aneka ragam tradisi dan budaya Melayu yang ada di Pulau Penyengat. Festival ini menjadi salah satu potensi wisata dan masuk ke dalam daftar Calendar of Event (CoE) 2020 oleh Kementerian Pariwisata yang akan digelar pada 19-21 Maret 2020 mendatang.

Untuk tahun ini ada 5 konten yang bisa dinikmati. Sebut saja, Lomba Baca Gurindam XII, Napak Tilas, Jong, Pentas Seni, dan Pameran. Festival ini menjadi momen untuk melestarikan kebudayaan Melayu melalui banyaknya rangkaian acara, salah satunya adalah Lomba Baca Gurindam XII. Gurindam ini merupakan karya sastra peninggalan Raja Ali Haji di tahun 1264 Hijriah yang mengandung petuah.

Semakin seru, Festival Pulau Penyengat juga diramaikan dengan lomba Jong yakni lomba balap perahu tradisional tanpa awak. Jong merupakan sebuah permainan tradisional khas masyakarat Riau yang dulunya dimainkan oleh anak-anak. Kemudian, rangkaian acara Festival Pulau Penyengat ini akan ditutup dengan pagelaran pentas seni yang menampilkan berbagai tari dan pertunjukan tradisional khas Pulau Penyengat yang menghibur dan menjadi daya Tarik bagi para wisatawan yang berkunjung. Menarik kan? Indonesia punya banyak lho potensi-potensi wisata yang harus kamu coba! Jika ada waktu, sempatkanlah untuk menikmati salah satu potensi wisata dan budaya yang ada di Kepulauan Riau ini ya!

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Meditasi Menenangkan Pikiran Untuk Pemula

Meditasi bisa dipelajari oleh setiap orang. Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan merupakan kegiatan untuk melatih fokus pikiran agar...

Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin Covid-19

Hipertensi menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan oleh seseorang yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19. Bagi pengidap penyakit hipertensi,...

Hati-hati Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi atau high heels memiliki beragam model yang menarik. Sepatu hak tinggi dipercaya dapat memberikan kesan yang...

Populer Artikel