Tuesday, January 18, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Makna Hari Raya Waisak Bagi Umat Buddha

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hari Raya Waisak merupakan hari yang paling bermakna bagi umat Buddha. Waisak seringkali disebut juga sebagai Hari Trisuci Waisak. Disebut demikian karena pada saat perayaan Waisak, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting yang terjadi di bulan Vesakha dan di waktu yang sama yakni tepat saat bulan purnama. Nah, peristiwa penting apa saja sih yang memiliki makna penting dalam hari raya Waisak?

Peristiwa yang pertama adalah kelahiran Pangeran Sidharta yang merupakan tokoh yang sangat penting bagi para pemeluk Buddha. Sidharta Gautama yang lahir pada tahun 623 SM ini merupakan seorang Pangeran, putra dari Raja Sudodhana dan Ratu Mahamaya yang lahir di sebuah taman yakni Taman Lumbini. Pangeran Sidharta Gautama ini lahir ke dunia sebagai seorang Bodhisatva atau calon Buddha. Buddha sendiri merupakan sebutan bagi seseorang yang akan mencapai kebahagiaan tertinggi.

Kemudian, Hari Raya Waisak juga menjadi momen “Mencapai Penerangan Sempurna”. Hal ini bermula saat Pangeran Sidharta Gautama menginjak usia 29 tahun dimana beliau memutuskan untuk meninggalkan istana dan anak istrinya untuk mencari kebebasan dari 4 peristiwa yang beliau lihat yakni lahir, tua, sakit, dan mati. Di usianya yang ke-35 tahun, tepat saat datangnya purnama Sidgi di bulan Waisak, akhirnya petapa Sidahrta ini mencapai penerangan sempurna sehingga bisa menjadi Sang Buddha di momen tersebut.

Setelah menjadi Sang Buddha dan telah menyebarkan Dharma-nya selama 45 tahun, momen Hari Raya Waisak ini juga menjadi momen dimana Sidharta Gautama wafat. Beliau meninggalkan dunia di usianya yang ke-80 tahun atau disebut dengan istilah “Parinibbana”di Kusinara. Saat meninggalnya Sidharta Gautama, semua makhluk dan para Dewa serta anggota Sanggah bersujud sebagai tanda penghormatan terakhirnya kepada Sang Buddha.

Ketiga peristiwa penting yang dialami oleh Sang Buddha, Sidharta Gautama ini menjadi momen penting yang bermakna bagi umat pemeluk agama Buddha. Di tahun 2020 ini, peringatan Hari Raya Waisak tersebut jatuh pada tanggal 7 Mei 2020. Saat perayaan Hari Raya Waisak tiba, biasanya para umat Buddha akan pergi ke Vihara untuk melakukan puja-bhakti dengan tujuan mengingat Kembali ajaran-ajaran yang telah disampaikan oleh Sang Buddha.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Tips Travel Hemat pakai Poin GRES

Halo, Sahabat Sicepat! Kamu seorang traveler dan suka mencari harga hemat untuk transportasi saat travel nanti? Sekarang kamu bisa...

Tempat Makan Hits di Kemang, Aesthetic a la Jaksel

Siapa yang tidak tahu Kemang? Salah satu wilayah di Jakarta Selatan ini sudah menjadi tolak ukur anak muda untuk...

Tanaman Hoki untuk Rumah Menurut Feng Shui

Pandemi Covid-19 semakin meningkatkan tren tanaman hias semakin meningkat. Aktivitas ini tentunya dilakukan masyarakat untuk dapat tetap beraktivitas meskipun...

Populer Artikel