Tuesday, September 28, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

UMKM Didorong Melek Digital dan Kuasai Marketplace

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Usaha Mikro Kecil Menangah (UMKM) sebagai pejuang ekonomi bangsa kini mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Perkembangan yang dialami oleh UMKM ini bisa menjadi titik terang bagi sector ekonomi Indonesia jika diimbangi dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas yang dihadirkan oleh UMKM.

Dilansir dari Detik News, jumlah UMKM yang mencapai hampir 63 juta diyakinkan dapat memberi kontribusi yang besar bagi perekonomian negara. Adapun rincian jumlah UMKM tersebut antara lain skala mikro 62.106.900 unit usaha (98,70%) dengan usaha kecil 757.090 unit (1,20%), dan usaha menengah 58.627 unit (0,09%).

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan menyampaikan, “
Bagaimana menaikannya, antara lain dengan mendorong UMKM untuk melek digital dan menguasai marketplace. Ini menjadi jawaban dan bagaimana bersama-sama kita mendorong UMKM agar dapat lebih besar lagi memberikan kontribusi lebih besar lagi. Pemerintah siap menjadi partner UMKM, kita mendorong baik dari hulu hingga hilir”.

Dalam acara seminar “Cerdik Menangkap Peluang Usaha dengan Go Digital” dan soft launching portal ukmindonesia.id di Jakarta, Rully juga menyampaikan harapannya dengan menggandeng para stakeholder, Rully berharap bisa mewujudkan cita-cita mendorong kenaikan skala usaha mikro ke kecil, kecil ke menengah, menengah ke besar.

Tak hanya dihadiri oleh Kemenkop dan UKM saja, acara ini juga tururt dihadiri oleh tamu undangan lainnya diantaranya Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Abdul Kadir Damanik, Deputi Bidang Pengembangan SDM Rulli Nuryanto, Deputi Bidang Kelembagaan Luhur Pradjarto, dan para UMKM yang terdaftar di portal ukmindonesia.id.

Acara seminar “Cerdik Menangkap Peluang Usaha dengan Go Digital” dan soft launching portal ukmindonesia.id ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para penggiat UMKM untuk mendapatkan solusi-solusi dalam menjalankan usahanya bersama dengan marketplace dan perbankan.

Dalam kesempatan ini, Sri Istiati selaku Asdep Pemetaan Kondisi dan Peluang Usaha menyampaikan bahwa hingga saat ini, sudah ada 1.050 pelaku usaha yang melakukan registrasi di platform ukmindonesia.id. Namun dari jumlah tersebut, yang memenuhi syarat hanya baru 529 pelaku usaha saja. Sedangkan sisanya masih dalam proses perbaikan.

Sri juga menjelaskan, “Ukmindonesia.id merupakan rumah sinergi kita antara pembina dan UMKM yang akan beraksi nyata, memperbaiki iklim usaha agar UMKM naik kelas”.

Sebagai bentuk aksi tindak lanjutnya, Sri dan pihaknya melakukan perjanjian kerja sama dengan Direktur Jenderal Pajak dan 22 BUMN yang bersama-sama dalam sinergi meningkatkan dan mengembangkan UMKM sesuai tugas dan fungsi.

“Dalam acara ini hadir narasumber panca generasi milenial yang muda yang berkarya, baik dari marketplace maupun perbankan yang diwakili digibank karena di zaman serba digital, serba online ini di antaranya, merekalah jawara-jawaranya dengan harapan dapat memberikan solusi bagi UMKM,” pungkas Sri.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Meditasi Menenangkan Pikiran Untuk Pemula

Meditasi bisa dipelajari oleh setiap orang. Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan merupakan kegiatan untuk melatih fokus pikiran agar...

Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin Covid-19

Hipertensi menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan oleh seseorang yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19. Bagi pengidap penyakit hipertensi,...

Hati-hati Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi atau high heels memiliki beragam model yang menarik. Sepatu hak tinggi dipercaya dapat memberikan kesan yang...

Populer Artikel