Wednesday, September 22, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Vaksin Corona Tidak Cukup Sekali Suntik

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Vaksin Corona sudah tersedia di Indonesia. Produksinya pun dilakukan secara massal. Namun, masyarakat perlu melakukan vaksinasi lebih dari satu kali karena, jika hanya dilakukan sekali saja, antibodi terhadap virus Corona dapat menghilang beberapa minggu atau beberapa bulan setelah vaksinasi dilakukan. 

Lalu, apa alasan vaksin Corona tidak cukup sekali suntik?

Melansir dari halodoc.com, vaksinasi lebih dari satu kali bertujuan untuk mendorong tubuh menghasilkan antibodi. Hal tersebut diharapkan dapat melindungi diri dari infeksi virus di masa yang akan datang. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, setidaknya kamu melakukan dua kali vaksin dalam selang waktu yang berbeda. Vaksin kedua kali bisa dilakukan setelah beberapa minggu dari vaksin pertama dilakukan. 

Kamu juga bisa melakukan vaksinasi secara berkala. Jika kekebalan vaksin pertama cepat menghilang, kamu akan membutuhkan vaksinasi selanjutnya yang berfungsi sebagai penguat. Setidaknya, diberikan sebanyak dua kali guna menghentikan penyebaran infeksi virus Corona. Dua dosis vaksin yang diberikan, diperkirakan telah meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Menurut penelitian, pemberian dosis kedua dilakukan pada satu minggu setelah dosis pertama diberikan. Kemudian, vaksin kedua dilakukan dengan jarak empat minggu setelah vaksin pertama diberikan. 

Photo by Ivan Diaz (Unsplash.com)

Cegah infeksi berulang dengan vaksin tambahan 

Kamu perlu mewaspadai infeksi berulang dari virus Corona. Hal itu bisa saja terjadi ketika kekebalan tubuh seseorang mengalami penurunan akibat kondisi tertentu. Ditambah lagi, virus Corona merupakan virus jenis baru, sehingga para peneliti membutuhkan waktu lebih lama untuk mempelajari virus ini lebih dalam. 

Tubuh memerlukan vaksin dengan dosis yang lebih untuk memperkuat kekebalan tubuh. Masalahnya, setelah terinfeksi virus Corona, pengidap bisa saja terkena infeksi berulang dengan virus yang sama, meski gejala yang muncul lebih ringan. Hal tersebut bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa bulan atau beberapa tahun setelah pengidap dinyatakan sembuh dari infeksi virus Corona yang pertama. 

Tetaplah waspada terhadap virus COVID-19. Lakukan vaksinasi yang sudah dianjurkan pemerintah guna memutus rantai penularan. Jangan lupa tetap terus menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Indonesia Pasti Bisa Buka Sentra Vaksinasi 2.500 Dosis di Kota Semarang

Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang membuka sentra vaksinasi di Mall Tentrem, Semarang pada 20-21 September...

Indonesia Pasti Bisa Salurkan Obat Remdesivir Ke dr. Gunawan

Indonesia Pasti Bisa mendapatkan donasi berupa obat Covid-19, yaitu Remdesivir dari salah satu donatur. Obat Covid-19 Remdesivir ini langsung...

SiCepat Ekspres Raih 2 Penghargaan Dalam Ajang OMNI Brands Award 2021.

SiCepat Ekspres berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang OMNI Brands Award 2021 yang diselenggarakan oleh Marketeers. SiCepat Ekspres...

Populer Artikel