Wednesday, October 27, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BI Perkirakan Transaksi E-Commerce 2021 Meningkat

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan transaksi e-commerce di tahun 2021 akan tumbuh pesat hingga 33,2% menjadi Rp337 triliun dibandingkan proyeksi tahun lalu. Sementara untuk transaksi uang elektronik diprediksikan akan mencapai Rp266 triliun, lalu untuk digital banking diperkirakan akan memiliki transaksi lebih dari Rp32.000 triliun. 

Volume dan nilai transaksi dapat meningkat karena besarnya aktivitas belanja online masyarakat pada jelang pergantian tahun. Hal ini juga terjadi karena perubahan kebiasaan masyarakat yang awalnya melakukan pembayaran secara tunai menjadi non tunai di tengah pandemi virus Corona. 

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut volume transaksi digital banking melonjak 41,53% menjadi 513,7 juta transaksi pada Desember 2020. Sementara, nilai transaksinya naik 13,91% menjadi Rp2.774,5 triliun. 

Photo by Anna Shvets (Pexels.com)

Perry juga mengatakan bahwa ekonomi dan keuangan digital akan semakin meningkat pesat di tahun ini dikarenakan pandemi COVID-19 yang masih terjadi. Bahkan, BI memperkirakan tren digitalisasi akan terus berkembang pesat dan didukung oleh perluasan ekosistem ekonomi, serta keuangan digital yang semakin inklusif. 

Sebagai Gubernur Bank Indonesia, Perry juga menghimbau untuk para kalangan perbankan harus memperluas akses bisnis digital banking jika ingin bertahan di era yang serba digital ini. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan layanan digital banking, seperti membuka rekening atau bertransaksi. Tujuan diberlakukannya cara ini adalah untuk mempermudah layanan transaksi bagi pengguna. Jika perbankan tidak melakukan digitalisasi, Perry meyakini perbankan dapat ditinggalkan customer-nya. 

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi Tanpa HP Untuk Siswa Dan Lansia

Sekolah pada umumnya melarang siswa untuk membawa ponsel. Namun, saat ini kita sangat membutuhkan ponsel untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi...

Si Kecil Tidur Pulas dengan Kelambu NS Gallery

Tidur pulas pada anak atau bayi merupakan dambaan bagi setiap orang tua. Ketika si kecil tidur pulas, hal ini...

SiCepat Ekspres Menambah Kepemilikan Saham Di DMMX

PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat) kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX). Dengan ini, maka SiCepat...

Populer Artikel