Saturday, December 4, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hati-hati, Ini Dia 5 Tanda Kamu Bekerja di Perusahaan Toxic!

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bagi kamu para pekerja kantoran, lingkungan tentu menjadi faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mental dan juga kepribadian. Pasalnya, pekerja kantoran hampir menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan kerja. Tentu hal ini akan memberikan pengaruh kepada kebahagiaan, kenyamanan, serta tingkat stres saat berada di tempat kerja atau kantor.

Karena itu, lingkungan kerja yang sehat dan tidak “toxic” menjadi faktor yang sangat penting bagi seorang pekerja. Dengan begitu, seorang pekerja tidak mengalami tekanan mental yang berefek pada kondisi kejiwaan yang kurang baik. Nah hati-hati, kamu harus bisa mendeteksi apakah lingkungan kantormu merupakan lingkungan yang sehat atau justru toxic!

Untuk mengetahui hal tersebut, ini dia beberapa tanda saat lingkungan kantormu toxic.

Saling menjatuhkan, saling menyalahkan

Perbedaan pendapat dalam sebuah diskusi yang terjadi dalam lingkungan kerja adalah hal yang lumrah terjadi. Bahkan, justru diskusi tersebut sangat diperlukan untuk bisa menghasilkan keputusan yang tepat dan efektif. Jika lingkungan kantormu sehat, perdebatan pendapat dalam diskusi tentu bisa diselesaikan dengan baik tanpa menyakiti seseorang. Namun waspadalah, jika tempat kerjamu merupakan lingkungan yang toxic, bukan penyelesaian yang didapatkan. Justru yang terjadi adalah saling menyalahkan dan menjatuhkan sehingga suasana tidak lagi kondusif. Bahkan lebih buruk lagi, kamu bisa terjerat dalam lingkaran yang kurang sehat tersebut.

Kritik maksimal, minim pujian

Kritik terkadang memang dibutuhkan untuk membangun diri untuk lebih baik dalam bekerja atau berkarya. Hal tersebut bisa terjadi jika kritik yang diberikan bersifat membangun dan memperbaiki. Namun, jika sebuah kritik disampaikan dengan tujuan menjatuhkan atau menjelekkan seseorang, tentu hal tersebut bisa berdampak buruk pada kinerja seseorang. Seringkali, di lingkungan kerja yang toxic kamu hanya akan mendapat banyak kritik yang menjatuhkan namun tak diimbangi dengan pujian saat kinerja yang kamu lakukan baik. Tentu saja hal tersebut akan membuat energimu habis dan juga stres dalam bekerja karena terlalu banyak mendapat kritik tanpa adanya apresiasi.

Baca juga Teknik Time Blocking Sebagai Cara Menghilangkan Stres

Pendapat disepelekan

Rapat tentu menjadi agenda wajib yang digelar setiap bulan atau setiap minggu untuk membahas hal-hal penting dalam perusahaan. Ada kalanya, di dalam sebuah rapat pendapat dari karyawan diperlukan untuk bisa dijadikan landasan dalam pengambilan keputusan. Namun, jika pendapat yang kamu sampaikan tidak dihargai dan dianggap remeh oleh karyawan lainnya, itu merupakan salah satu tanda lingkungan kerja toxic yang harus segera kamu hindari. Walaupun pendapat yang kamu sampaikan tidak relevan, seorang kolega atau partner kerja tidak boleh serta merta meremehkan atau menyepelekan pendapatmu. Tetap harus ada rasa saling menghormati diantara sesama karyawan dan juga cara yang baik untuk bisa memberikan koreksi atas pendapatmu yang tidak sesuai.

Baca juga Stres? Coba Lakukan Lima Olahraga Ini!

Manajemen yang tidak jelas

Dalam sebuah perusahaan, manajemen bagaikan sebuah roh atau hal utama yang menunjang keberlangsungan. Bahkan, manajemen atau pengelolaan adalah cermin dari lembaga atau institusi tersebut. Jika manajemen yang dimiliki sebuah perusahaan tidak baik, maka hal tersebut akan berefek pada kenyamanan karyawan yang semakin berkurang. Jika kamu mendapati pergantian jabatan yang tidak berpola atau mendadak, kebijakan yang berubah-ubah tanpa komunikasi, atau minimnya komunikasi di berbagai bagian di dalam perusahaan, hati-hati ya! Itu salah satu tanda lingkungan kerjamu toxic.

Kerja tak mengenal waktu

Manajemen perusahaan juga sangat berpengaruh pada pembagian kerja. Jika pembagian kerja tidak merata, makan pekerjaan bisa saja tertunda. Hal tersebut bisa menyebabkan karyawan bekerja over time atau lembur terus-menerus. Tentu ha itu menyebabkan ketidaknyamanan bagi karyawan. Terlalu banyak bekerja lembur juga akan berdampak kepada kesehatan, baik fisik yang menurun dan juga mental karena tekanan stres berlebih. Hati-hati ya!

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Meriahkan Natal dengan Inspirasi Outfit Ini!

Perayaan natal identik dengan warna merah. Persiapan pohon natal, ornamen, dan hiasan rumah tak luput dari perhatian setiap tahunnya....

Adu Eksis dengan Christmas Tiktok Dance Challenge

Halo, Sahabat SiCepat! Kabar baik datang dari SiCepat untuk kamu dan teman-teman yang menyukai tiktok dance. SiCepat mengadakan event...

Intip Manfaat Copywriting untuk Boost Sales Produk

Sudah mengenal copywriting? Copywriting merupakan suatu metode pembuatan materi dengan tujuan untuk menarik audiens agar melakukan hal yang kita...

Populer Artikel