Tuesday, September 28, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Industry Round Table Season 3 Episode 13 – Logistics Industry Perspective

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung di Indonesia hingga kuartal keempat 2020 ini tentu masih menjadi sebuah tantangan yang harus dihadapi oleh industri logistik dalam menjalankan roda bisnisnya. Meski industri logistik menjadi salah satu industri yang diuntungkan karena adanya pandemi yang membuat kebiasaan masyarakat untuk berbelanja online meningkat, tak serta merta hal tersebut berjalan mulus tanpa halangan.

Meningkatnya culture belanja online malalui e-commerce ini membuat industri logistik sebagai support system harus menyediakan layanan jasa yang lebih baik lagi. Tak hanya itu, berbagai inovasi juga dituntut selalu hadir demi memenuhi kebutuhan para konsumen. Hal tersebut menjadi tantangan bagi pelaku bisnis di industri logistik untuk bisa menciptakan inovasi dan sesuatu yang baru di tengah situasi keterbatasan saat pandemi covid-19.

Baca juga Marketeers Hangout “Fresh CSR Program”

Membahas mengenai hal tersebut, Majalah Marketeers menggelar sebuah diskusi menarik yang bertajuk “Industry Roundtable Season 2”. Di episode ke 13 dari diskusi ini, Industry Roundtable mengangkat tema Logistics Industry Perspective yang digelar pada 20 Oktober 2020 lalu melalui siaran live di youtube channel Marketeers.

Membahas mengenai industri logistik dan aktivitasnya di tengah pandemi, event ini menghadirkan pembicara-pembiacara yang merupakan pelaku dari industri logistik mulai dari asosiasi hingga korporat. Beberapa diantaranya adalah Yukki Hanafi selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Gemilang tarigan selaku Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Wiwin Dewi Herawati selaku CMO SiCepat Ekspres, dan juga Rodanto Adi selaku Direktur Rosalia Express. Diskusi ini dipandu oleh Iwan Setiawan selaku CEO MarkPlus dan berjalan baik dengan materi-materi yang disampaikan oleh para narasumber selama kurang lebih dua jam.

Baca juga SiCepat Berpartisipasi dalam Jakarta Marketing Week 2020

Dalam acara ini, SiCepat Ekspres yang diwakili oleh Wiwin Dewi Herawati selaku Chief Marketing Officer berkesempatan memberikan beberapa materi terkait perkembangan yang teah dialami oleh SiCepat, khususnya saat pandemi covid-19. Wiwin menyampaikan beberapa materi yang diawali dengan penjelasan terkait berubahnya kebiasaan transaksi yang dilakukan oleh masyarakat di tengah pandemi.

Dalam materi tersebut Wiwin menyampaikan bahwa karena adanya pandemi, transaksi online mengalami peningkatan yag sangat signifikan dimana masyarakat berbondong-bondong melakukan belanja online. Selain itu, kebutuhan yang dibeli melalui platfrom online ini juga mengalami perubahan yakni didominasi oleh kebutuhan pokok seperti kebutuhan pokok makanan dan alat kesehatan. Ditambah lagi, protokol kesehatan menjadi kewajiban baru yang harus diterapkan bagi para pelaku industri logistik yang mengantarkan paket ke masyarakat.

Wiwin juga menyampaikan bahwa ada beberapa opportunity sekaligus risk yang dihadapi oleh industri logistik di tengah pandemi covid-19 yang melanda Indonesia. Seiring dengan berkembangnya ekosistem e-commerce ini, banyak pemain lokal yang juga ikut tumbuh dan berkembang. Selain itu, beberapa platform e-commerce dan juga logistik juga semakin meningkatkan kualitas pelayanan dengan memerhatikan protokol kesehatan. Pandemi ini juga membuat para pemain logistik ini untuk bisa fokus kepada pricing serta berusaha meningkatkan kapasitas.

“Beberapa opportunity tersebut juga dialami oleh SiCepat Ekspres sebagai perusahaan ekspedisi yang mendukung jalannya iklim e-commerce di saat pandemi. Salah satu langkah inovatif yang kita ambil adalah menghadirkan produk-produk layanan dengan harga yang terjangkau, namun tetap maksimal dalam pelayanan. Seperti contohnya adalah Halu (Harga Mulai Lima Ribu) yang kini bisa dinikmati para customer di platform marketplace”, jelas Wiwin.

Di akhir diskusi, Wiwin juga menyampaikan terkait strategi yang dilakukan oleh SiCepat Ekspres dalam proses perkembangannya hingga saat ini. “Kami fokus kepada apa yang menjadi core bisnis, yakni untuk memberikan layanan pengiriman terbaik untuk para customer. Tentunya dengan berkolaborasi dan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan platform e-commerce. Kita juga berusahan untuk mengadirkan inovasi yang dibutuhkan oleh seller dan juga buyer pengguna e-commerce. Terakhir, SiCepat juga aktif berkampanye melalui platform digital untuk memasarkan produk-produk inovatif agar sampai ke masyarakat denga

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Meditasi Menenangkan Pikiran Untuk Pemula

Meditasi bisa dipelajari oleh setiap orang. Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan merupakan kegiatan untuk melatih fokus pikiran agar...

Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin Covid-19

Hipertensi menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan oleh seseorang yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19. Bagi pengidap penyakit hipertensi,...

Hati-hati Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi atau high heels memiliki beragam model yang menarik. Sepatu hak tinggi dipercaya dapat memberikan kesan yang...

Populer Artikel