Kebiasaan yang Dapat Merusak Baterai Smartphone

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.

Smartphone telah menjadi alat teknologi yang paling sering digunakan masyarakat di era modern ini. Terlebih lagi, sejak masa pandemi, penggunaan smartphone semakin meningkat untuk kebutuhan belajar, bekerja, mengakses media sosial, memesan barang atau makanan, hingga bermain game. 

Intensitas pemakaian yang meningkat membuat smartphone harus sering di-charge sehingga membuat baterai lebih bekerja keras. Maka dari itu, pengguna harus tepat dalam merawat baterai agar lebih tahan lama. Berikut kebiasaan buruk yang pada umumnya dilakukan pengguna smartphone dan perlu disetop agar baterai ponsel tidak cepat rusak. 

Berhenti menggunakan powerbank

Photo by Markus Winkler (Unsplash)

Bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan powerbank. Powerbank dapat kamu gunakan dalam keadaan mendesak, seperti baterai tiba-tiba habis di saat kamu ada keperluan genting menggunakan smartphone. 

Masalahnya, banyak pengguna yang menggunakan powerbank meskipun dalam keadaan yang tidak mendesak, bahkan di dalam rumah sekali pun hanya karena sedang tanggung bermain game atau media sosial. Keseringan menggunakan powerbank dapat membuat daya tahan baterai smartphone berkurang. 

Tidak seperti charger listrik, powerbank tidak sepenuhnya mengalirkan daya yang stabil, sesuai dengan spesifikasi smartphone. Ditambah lagi, kini banyak powerbank yang dijual murah, namun dengan kualitas yang rendah. 

Berhenti menggunakan sembarang charger 

Photo by Markus Winkler (Unsplash)

Charger smartphone dan tablet Android memiliki bentuk yang sama dan sering digunakan bergantian untuk semua perangkat. Sebenarnya, setiap perangkat memiliki charger dengan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan jenis perangkat dan kapasitas baterainya. 

Jadi, mulai sekarang kamu jangan menggunakan charger tablet untuk mengisi daya ponsel. Gunakan charger asli yang sesuai spesifikasi standar ponsel kamu. 

Jangan charge smartphone semalaman 

Photo by Mehdi (Unsplash)

Ini sangat berbahaya bagi kesehatan baterai. Kini, smartphone memang sudah dilengkapi dengan fitur overcharge protection, namun beberapa riset menyebutkan bahwa baterai bisa terjaga kualitasnya jika diisi tidak sampai penuh 100 persen, melainkan hanya sampai 80-90 persen saja. 

Jangan membiarkan baterai kosong terlalu lama 

Photo by Sound On (Pexels)

Membiarkan baterai kosong terlalu lama dapat membuat ketahanan baterai akan menurun. Jika baterai benar-benar dalam keadaan kosong, sel baterai akan “tidur”. Jika tidak cepat-cepat “dibangunkan” atau diisi daya, kemungkinan terburuknya adalah sel tersebut akan kehilangan kemampuan untuk menyerap daya dari alat pengisian. Pengisian daya terbaik adalah ketika berada di bawah angka 40 persen, sekitar 15-35 persen. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Mengetahui Resi Palsu

Belanja online di marketplace kini menjadi kebiasaan masyarakat. Segala kebutuhan bisa kamu temukan di marketplace tanpa perlu keluar rumah,...

Vaksinasi Indonesia Pasti Bisa di Kota Tangerang

Gerakan Indonesia Pasti Bisa membuka sentra vaksinasi di Rawa Kucing, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Sentra vaksinasi ini...

Batasi Olahraga Saat Alami Covid-19

Olahraga adalah kegiatan yang baik dilakukan untuk menjaga stamina tubuh. Tetapi, ketika kamu didiagnosa Covid-19, sebaiknya jangan asal melakukan...
Exit mobile version