Wednesday, September 22, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Panduan Menangani KIPI Pasca Vaksin AstraZeneca

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dapat terjadi setelah kamu mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19. KIPI dapat terjadi secara ringan maupun berat. Diketahui, beberapa kasus pasca vaksinasi corona di Indonesia bisa berujung fatal, maka dari itu KIPI tidak boleh disepelekan. 

Jika kamu membaca berita yang beredar, salah satu pemuda 22 tahun asal Jakarta, Trio Fauqi Firdaus, meninggal dunia sehari setelah disuntikan vaksin AstraZeneca. Pria ini mengalami KIPI vaksin yang tak kunjung reda, namun tidak segera berobat atau lapor ke pihak penanganan KIPI. 

Sebelumnya, BPOM sudah memperingatkan bahwa vaksin AstraZeneca akan menimbulkan beberapa efek samping dan perlu dilaporkan segera. Efek samping yang ditimbulkan dapat berupa sesak napas dan pembengkakan. 

Merangkum dari kumparan.com, berikut panduan untuk kamu yang merasakan KIPI vaksin AstraZeneca:

Survey lokasi penanganan KIPI 

Lokasi vaksinasi dan faskes rujukan penanganan KIPI tidak selalu berdekatan. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya kamu riset terlebih dahulu sebelum vaksinasi atau survey rumah sakit mana saja yang menangani KIPI. Khususnya, kamu mencari tahu lokasi faskes yang paling dekat dengan lokasi vaksinasi, rumah, dan kantor sehingga apabila hal tersebut terjadi, tidak terlambat untuk ditangani. 

Lapor kepada petugas di lokasi vaksinasi

Setelah divaksin, peserta vaksinasi perlu menunggu selama 30 menit di pos vaksinasi. Apabila dalam waktu tersebut mengalami gejala efek samping, maka kamu harus segera lapor kepada petugas di pos vaksinasi setempat untuk mendapatkan penanganan. 

Photo by engin akyurt (Unsplash.com)

Catat nomor penanganan KIPI 

Melalui keterangan dari Jubir Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, setiap peserta vaksinasi akan mendapatkan kartu atau surat vaksinasi. Dalam surat tersebut, terdapat nomor dokter penanganan yang dapat dihubungi. Apabila peserta vaksinasi mengalami efek samping setelah tidak lagi berada di pos vaksinasi, maka dapat menghubungi nomor tersebut. 

“Kalau mengalami keluhan, ada nomor yang bisa dihubungi di kartu vaksinasi tersebut. Sehingga, nanti diberikan informasi mengenai RS atau Fasyankes penanganan KIPI,”

jelas Nadia.

Maka dari itu, ada baiknya kamu dan setiap peserta yang sudah divaksinasi langsung mencatat nomor penanganan tersebut di handphone masing-masing, agar dapat langsung menghubungi nomor tersebut dalam keadaan darurat. Atau kamu juga dapat memberitahu nomor tersebut kepada keluarga dan kerabat terdekat. 

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Indonesia Pasti Bisa Buka Sentra Vaksinasi 2.500 Dosis di Kota Semarang

Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang membuka sentra vaksinasi di Mall Tentrem, Semarang pada 20-21 September...

Indonesia Pasti Bisa Salurkan Obat Remdesivir Ke dr. Gunawan

Indonesia Pasti Bisa mendapatkan donasi berupa obat Covid-19, yaitu Remdesivir dari salah satu donatur. Obat Covid-19 Remdesivir ini langsung...

SiCepat Ekspres Raih 2 Penghargaan Dalam Ajang OMNI Brands Award 2021.

SiCepat Ekspres berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang OMNI Brands Award 2021 yang diselenggarakan oleh Marketeers. SiCepat Ekspres...

Populer Artikel