Thursday, August 18, 2022
26.8 C
Jakarta
More

    Vaksinasi Covid-19 Terbukti Mengurangi Dampak Risiko dari Long Covid

    Hasil negatif setelah tertular Covid-19 bukan menandakan seseorang telah sembuh total. Muncul istilah ‘Long Covid’ yaitu merupakan dampak Covid-19 yang berkepanjangan. 

    Long Covid adalah sebuah fenomena yang menurut penelitian dialami oleh sekitar 60% orang yang terinfeksi virus corona.

    Sebagian besar pasien Covid-19 pulih setelah sekitar 14 hari, namun bagi mereka yang mengalami Long Covid nampaknya tidak akan pernah berakhir. Para penderita Long Covid melaporkan gejala kelelahan, sesak napas, dan tidak dapat berkonsentrasi untuk waktu lama setelah tertular virus.

    Para peneliti medis masih belum tahu banyak soal fenomena Long Covid dan mengapa sejumlah orang bisa mengalaminya. Namun kini muncul pertanyaan, bisakah vaksin virus corona menyembuhkan Long Covid?

    Berdasarkan penelitian di Inggris menyatakan bahwa orang yang telah divaksin Covid-19 secara lengkap menurunkan kemungkinan terjadinya Long Covid hingga setengahnya. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan orang yang menerima vaksin secara tak lengkap bahkan tidak melakukan vaksinasi sama sekali.

    Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022

    Photo by Engin Akyurt from Unsplash

    Penelitian yang mengulas 15 penelitian terdahulu ini, juga menyebutkan efek perlindungan terhadap Long Covid tertinggi didapatkan pada usia 60 tahun ke atas. Ternyata vaksin yang diberikan sebelum terkena infeksi Covid-19, mengindikasikan perlindungan dari Long Covid setelah 4 minggu awal dibandingkan yang tidak mendapatkan vaksin sama sekali. 

    Data yang sama juga menampilkan efek jangka menengah 12 sampai 20 minggu pasca infeksi. Sementara untuk jangka panjang hingga 6 bulan pasca infeksi. Sehingga orang yang telah melakukan vaksinasi secara lengkap sebelum infeksi menunjukkan kejadian mengalami Long Covid tentu lebih rendah daripada yang belum mendapatkan vaksin sama sekali.

    Mungkin bagi sebagian orang, dampak Long Covid hanya berlangsung singkat dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun bagi beberapa orang lainnya gejala ini tentu dapat berlangsung secara terus menerus dan bisa menganggu kegiatan sehari-hari. Khususnya bagi para lansia dan orang dengan komorbid. Sehingga sangat penting untuk dapat melakukan vaksinasi secara lengkap meskipun sudah pernah terinfeksi Covid-19.

    Selain efektif untuk meringankan Long Covid, vaksinasi juga dapat mengurangi gejala Covid-19 varian Omicron. Terutama jika orang tersebut telah mendapatkan dosis ketiga atau booster, efektivitas vaksinnya mencapai 90 hingga 95 persen.

    Baca juga: Hindari Omicron, Berikut Cara Dapatkan Vaksin Booster

    Latest news

    Related news

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here