Sunday, October 17, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tips Membersihkan Rumah yang Kebanjiran

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Beberapa wilayah di Indonesia, kini sedang terdampak banjir. Jika rumahmu merupakan salah satu yang terkena dampak banjir, pasti rasanya tidak nyaman bukan? Air banjir yang masuk ke rumah tentunya bukanlah air bersih. Air banjir biasanya membawa kotoran dan lumpur yang akan mengendap di lantai rumahmu.

Tentunya kamu perlu membersihkan rumahmu secara menyeluruh. Air banjir datang bersama bakteri, virus, dan kotoran. Terlebih lagi, saat ini kita masih ada di dalam kondisi pandemi. Jika rumahmu tidak segera dibersihkan maka akan ada beberapa dampak yang ditimbulkan, seperti noda bekas banjir, bau tidak sedap, masuknya hama atau binatang berbahaya, membawa berbagai macam penyakit, dan rusaknya barang-barang rumah tangga. Berikut ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan rumahmu yang terdampak banjir.

Photo by iStock Photo

Utamakan keselamatan

Kamu perlu mengetahui sumber banjir, dari mana asal banjir tersebut. Jika kamu sudah mengetahuinya, maka kamu perlu menghentikan sumber banjir. Jika memang sumber banjir belum bisa dihentikan sebaiknya jangan mulai membersihkan rumah karena akan menjadi sia-sia. Pastikan di sekitarmu tidak ada kabel listrik hidup atau furnitur rumah yang lapuk dan membahayakan keselamatan penghuni.

Keringkan air

Jika kamu sudah menemukan sumber banjir dan menghentikannya atau air banjir di luar rumahmu sudah surut, kamu sudah bisa mulai untuk membereskan rumah. Kamu bisa menggunakan mesin penyedot air, vakum basah, atau sapu karet yang dapat menyapu air banjir serta lumpur dan kotoran di dalam rumahmu.

Singkirkan barang-barang yang rusak

Kamu perlu membuang barang-barang yang sudah rusak karena terendam banjir untuk mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri. Jika kamu mengasuransikan barang tersebut, jangan lupa untuk memotretnya sebagai bukti klaim asuransi.

Photo by Pixabay.com

Bersihkan lantai

Agar lantai bersih dan tidak menyisakan bau, bersihkan lantai rumahmu dengan cairan pembersih lantai atau karbol. Mengingat kondisi pandemi sekarang ini, sebaiknya kamu juga menambahkan cairan disinfektan di setiap lantai rumahmu agar lebih steril. Kamu juga perlu mencari tahu cara membersihkan lantai sesuai dengan jenisnya, seperti lantai vinyl, lantai kayu, atau karpet.

Mengganti drywall yang basah

Tidak hanya lantai, kamu juga perlu memperhatikan dinding rumahmu. Pastikan kamu memotong atau membuang drywall yang rusak. Jika kamu menggunakan tembok biasa, gunakan kipas angin untuk mengeringkan tembok yang basah.

Bersihkan furnitur

Jangan lupa untuk membersihkan furnitur yang masih terselamatkan. Cari tahu perawatan khusus yang sesuai dengan bahan dari furnitur untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.

Photo by Matilda Wormwood (Pexels.com)

Jika kamu merasa kesulitan atau bingung memberishkan rumah yang terlalu berantakan akibat terdampak banjir, kamu bisa menghubungi jasa profesional untuk membersihkan rumahmu.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Tips Memiliki Mental Baja Agar Menjadi Pebisnis Sukses

Mengawali bisnis pasti ada saja tantangan dan kesulitan yang kamu alami. Terkadang rasanya ingin menyerah saja, tetapi tentunya tidak...

Sicepat Ekspres Berikan Bantuan Perahu Karet ke BPBD Kabupaten Bekasi Untuk Antisipasi Bencana Banjir

SiCepat Ekspres melalui kegiatan CSR SiCepat Peduli menyalurkan bantuan berupa perahu karet ke BPBD Kabupaten Bekasi pada hari Jumat, 8 Oktober...

PeduliLindungi kini dapat diakses melalui Chatbot WhatsApp

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dibuat pemerintah dengan tujuan membantu pelacakan dalam menghentikan penyebaran Covid-19. Aplikasi ini memerlukan peran masyarakat...

Populer Artikel