Saturday, December 4, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tips Menyimpan dan Merawat Kain Batik

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hampir semua orang Indonesia memiliki kain atau pakaian batik di dalam lemarinya. Tetapi, belum tentu semuanya mengetahui cara untuk menyimpan dan merawat batik yang benar.

Motif batik sangat beragam dan warnanya pun memiliki detail yang menarik. Untuk itu kamu perlu melakukan beberapa perawatan khusus. Apabila disimpan sembarangan atau tidak dirawat sama sekali maka ia akan menyusut dan warnanya pun akan memudar.

Dengan melakukan perawatan yang benar maka akan membuat salah satu karya kain tradisional Indonesia ini tetap memiliki warna yang indah dan juga bahan yang tak mudah sobek. Melansir dari CNN Indonesia, Bram Kushardjanto, sebagai pengusaha sosial budaya dan pekerja budaya memberikan beberapa tips untuk merawat batik.

Photo by Camille Bismonte on Unsplash

Baca juga: Mengulik Asal-Usul Batik Khas Indonesia dan Motifnya

Hindari penggunaan kamper

Menggunakan kamper untuk membuat batik menjadi wangi dan bebas rayap justru akan membuat batik menjadi rusak. Maka dari itu hindari penggunaan kamper yang kamu simpan dalam lemari. Sebisa mungkin kamu simpan batik di tempat yang berbeda dari pakaian lainnya jika lemari pakaian kamu menggunakan kamper.

Hindari menyuci batik dengan deterjen

Saat mencuci, jangan merendamnya ke dalam air deterjen, Bram mengungkapkan bahwa mencuci batik dengan memakai lerak. Buah lerak dipercaya untuk mencuci batik terutama untuk kain batik yang baru jadi. Industri batik pun menjaga kualitas batik mereka dengan lerak.

Jemur dengan cara diangin-anginkan

Setelah batik dicuci, jemur batik dengan cara diangin-anginkan. Jangan langsung terpapar sinar matahari karena akan membuat batik menjadi kusam.

Jangan melipat kain batik

Jika kamu memiliki kain batik tua sebaiknya jangan melipatnya karena berpotensi akan rusak. Daripada dilipat, sebaiknya kain batik tua digulung. Gulung dengan pipa atau tongkat pramuka.

Baca juga: 5 Referensi Outfit Kondangan Untuk Wanita

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Meriahkan Natal dengan Inspirasi Outfit Ini!

Perayaan natal identik dengan warna merah. Persiapan pohon natal, ornamen, dan hiasan rumah tak luput dari perhatian setiap tahunnya....

Adu Eksis dengan Christmas Tiktok Dance Challenge

Halo, Sahabat SiCepat! Kabar baik datang dari SiCepat untuk kamu dan teman-teman yang menyukai tiktok dance. SiCepat mengadakan event...

Intip Manfaat Copywriting untuk Boost Sales Produk

Sudah mengenal copywriting? Copywriting merupakan suatu metode pembuatan materi dengan tujuan untuk menarik audiens agar melakukan hal yang kita...

Populer Artikel