Monday, December 6, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cara Mengatasi Mesin Mobil Agar Tidak Cepat Panas

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mesin mobil yang cepat panas biasanya dikarenakan sistem mesin mobil tidak dalam kondisi bagus atau macet yang terlalu panjang. Kondisi mesin mobil yang cepat panas jangan sampai dibiarkan begitu saja. Mesin mobil yang cepat panas atau overheating merupakan tanda bahwa terdapat masalah pada mesin kendaraan. 

Umumnya kondisi seperti ini terjadi pada mobil yang sudah tua, namun tidak menutup kemungkinan hal ini dapat terjadi pada mobil baru. Berikut beberapa penyebab mesin mobil cepat panas dan cara mengatasinya. 

Cek kondisi radiator dan selang radiator 

Photo by Daniel Cassey Pahati (Pexels.com)

Pastikan kondisi radiator dan selang radiator selalu dalam kondisi baik dan tidak mengalami penyumbatan. Radiator dan selang radiator yang mengalami kebocoran merupakan salah satu penyebab mesin mobil cepat panas. 

Jika hal ini terjadi pada mobil kamu, kamu perlu segera membawanya ke spesialis radiator agar kerusakan yang terjadi dapat segera diatasi. Namun, jika kerusakan yang terjadi cukup parah, sebaiknya kamu segera mengganti radiator sehingga tidak membuat mesian mobil cepat panas kembali. 

Gunakan cairan radiator yang tepat 

Photo by iStockPhoto

Apabila kamu menggunakan air biasa sebagai cairan pengisi radiator, maka kondisi dalam radiator menjadi cepat kotor. Kandungan yang ada dalam air biasa menyebabkan banyak logam, mineral, atau unsur lainnya yang menyebabkan kerak dalam elemen radiator. 

Untuk mengisi radiator, kamu perlu menggunakan cairan khusus yang digunakan untuk mengisi radiator atau coolant. Jika tetap memilih air biasa, kamy harus melakukan penggantian setidaknya lima minggu sekali. 

Sirkulasi radiator tidak lancar

Photo by iStockPhoto

Sirkulasi air yang ada di dalam radiator yang kurang lancar dapat menyebabkan mesin mobil cepat panas. Hal ini disebabkan karena cairan radiator yang kurang tepat sehingga menimbulkan karat atau kotoran  yang menempel dalam komponen radiator. Kamu perlu melakukan perawatan secara rutin pada kondisi radiator dengan mengganti cairan radiator ketika telah menempuh 20.000 km. 

Gunakan oli mobil yang berkualitas

Photo by Mídia (Pexels.com)

Oli dengan kualitas rendah akan menyebabkan mesin mobil cepat panas, bahkan dapat membuat mesin mobil mati mendadak. Kualitas oli yang rendah biasanya tidak memiliki kemampuan untuk bisa menahan panas berlebih. Hal tersebut mengakibatkan volume oli mobil menjadi cepat berkurang dan membuat kerja mobil menjadi tidak maksimal, serta mesin menjadi cepat rusak. 

Lakukan pengecekan secara berkala pada thermostat

Photo by iStockPhoto


Thermostat berfungsi sebagai pengukur suhu pada mesin kendaraan yang merupakan sistem vital pada engine cooling. Lakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan kondisi thermostat selalu dalam keadaan baik. Jika mengalami kerusakan, segera bawa ke bengkel agar tidak memperparah kondisi kerusakan.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Resep Gingerbread Cookies, Cemilan Khas Natal

Menjelang perayaan natal pastinya akan ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, mulai dari dekorasi rumah, pilihan baju natal, hinggga...

Meriahkan Natal dengan Inspirasi Outfit Ini!

Perayaan natal identik dengan warna merah. Persiapan pohon natal, ornamen, dan hiasan rumah tak luput dari perhatian setiap tahunnya....

Adu Eksis dengan Christmas Tiktok Dance Challenge

Halo, Sahabat SiCepat! Kabar baik datang dari SiCepat untuk kamu dan teman-teman yang menyukai tiktok dance. SiCepat mengadakan event...

Populer Artikel