Tuesday, January 18, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Peringkat Logistik RI Naik, tapi Masih Kalah dari Malaysia dan Vietnam

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Masih tertinggalnya kualitas logistic dalam negeri membuat pemerintah bersama pelaku usaha di bidang logistic berusaha menyusun grand design sistem logistic nasional. Darmin Nasution selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) mengumpulkan para pelaku usaha untuk membicarakan soal tantangan yang kini sedang dihadapi oleh dunia logistic.

Seperti yang diketahui, logistic merupakan salah satu kunci yang mampu mendorong kuantitas dan kualitas ekspor serta impor Indonesia. Meski begitu, jika dilihat dari skala internasional, Indonesia telah mengalami peningkatan kualitas logistic, meskipun belum secara signifikan.

Dalam dua tahun ini, Indonesia telah berhasil mencatatkan kenaikan peringkat Logistic Performance Index sebanyak 17 peringkat dari yang tadinya posisi 63 di tahun 2016 kini meningkat ke posisi 46 di tahun 2018. Namun peringkat tersebut belum menjadikan Indonesia lebih baik dari negara-negara Asean lainnya. Pasalnya, peringkat Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, dan juga Vietnam.

Menko Perekonomian, Darmin Nasution juga mengatakan bahwa upayan perbaikan kinerja logistic telah dilakukan pemerintah dengan melakukan pembangunan infrastruktur. Namun, tentu saja hal tersebut saja tidak cukup lantaran adanyapeningkatan di aspek digital juga penting untuk meningkatkan kinerja logistic yang bisa mendorong ekspor nasional.

Ada beberapa hal penting yang akan diatur demi mendorong efisiensi logistic meliputi penerapan sistem Delivery Order Online, sistem InaPortNet, relaksasi prosedur ekspor otomotif, dan pembangunan otomotif center. Menko Perekonomian juga menghinmbau agar para pelaku usaha memfokuskan diri terhadap isu-isu strategis di dua sector utama untuk dibahas, yakni logistic ekspor-impor dan logistic pangan.

Menurutnya, dua hal tersebut memiliki aspek-aspek yang rumit, beyond technicalities, yang perlu dikembangkan lebih lanjut. Sehingga, perlu adanya rencana untuk menyusun aksi yang komprehensif untuk mengeksekusi hal ini.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Tips Travel Hemat pakai Poin GRES

Halo, Sahabat Sicepat! Kamu seorang traveler dan suka mencari harga hemat untuk transportasi saat travel nanti? Sekarang kamu bisa...

Tempat Makan Hits di Kemang, Aesthetic a la Jaksel

Siapa yang tidak tahu Kemang? Salah satu wilayah di Jakarta Selatan ini sudah menjadi tolak ukur anak muda untuk...

Tanaman Hoki untuk Rumah Menurut Feng Shui

Pandemi Covid-19 semakin meningkatkan tren tanaman hias semakin meningkat. Aktivitas ini tentunya dilakukan masyarakat untuk dapat tetap beraktivitas meskipun...

Populer Artikel