Sunday, May 22, 2022
31.8 C
Jakarta
More
    HomeWisata KulinerWisataKimjang, Tradisi Membuat Kimchi di Korea Selatan

    Kimjang, Tradisi Membuat Kimchi di Korea Selatan

    Kimchi merupakan makanan khas Korea Selatan yang hampir selalu ada di setiap hidangan yang disajikan. Saking sukanya masyarakat Korea dengan makanan satu ini, ada tradisi dan kebudayaan khusus yang dilakukan untuk membuat kimchi, yakni disebut dengan tradisi Kimjang. Tradisi ini merupakan kebiasaan yang dilakukan masyarakat Korea di akhir musim gugur atau menjelang musim dingin. Sebab, makanan fermentasi satu ini digunakan sebagai lauk pauk sehat selama musim dingin berlangsung.

    Persiapan membuat kimchi untuk musim dingin ini mengikuti siklus tahunan. Pada musim semi, masyarakat Korea akan mendapatkan pilihan hidangan laut seperti ikan, udang, atau cumi-cumi. Bahan tersebut nantinya diberi garam dan difermentasi hingga siap digunakan pada musim Kimjang (proses pembuatan kimchi). Kemudian, garam laut dijemur pada musim panas untuk memperoleh kualitas terbaiknya. Sementara itu, bubuk cabai merah dan lobak putih sebagai bahan utama dari Kimchi Korea ini dipersiapkan di musim gugur. Semakin mendekati musim dingin, anggota keluarga dan masyarakat akan berkumpul bersama pada tanggal tertentu untuk membuat kimchi dalam jumlah yang besar.

    Baca juga 4 Surga Tersembunyi di Korea Selatan

    Tradisi Kimjang atau membuat kimchi ini pun secara tidak langsung menjadi kegiatan budaya kolektif yang memiliki kontribusi terhadap rasa kebersamaan, memperkuat solidaritas diantara masyarakat. Tradisi ini telah berlangsung dalam kurun waktu yang lama dan masih eksis hingga sekarang. Kimjang juga telah terdaftar dalam UNESCO sebagai Daftar Representatif dari Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 5 Desember 2013 lalu.

    Bahkan, setiap tahunnya, Pemerintah Kota Seoul mengadakan Festival Kimjang untuk menarik para wisatawan untuk mengetahui lebih jauh mengenai hidangan sayur fermentasi yang segar ini lho! Di tahun 2013, Seoul Kimjang Festival sukses tercatat di Guinness Book of Record di mana sebanyak 250 ton kimchi dihasilkan oleh 2.635 orang yang berpartisipasi.

    Cara membuat Kimchi

    Kimchi terbuat dari berbagai macam sayuran, mulai dari sawi, kubis, lobak, hingga timun. Sayur mayur ini dihasilkan di sekitar musim panas. Sehingga, masyarakat akan mengumpulkan sayuran ini lebih dahulu untuk selanjutnya dibuat kimchi menjelang musim dingin sebagai bahan makanan persediaan. Membuatnya tak terlalu sulit, namun cukup membutuhkan banyak tenaga. Pasalnya, kimchi biasanya dibuat dalam jumlah yang besar.

    Pertama, sayuran akan dipotong dalam bagian yang kecil kemudian direndam menggunakan air garam semalaman. Setelah itu, sayuran dilumuri dengan bubuk cabai (yangnyeom) yang dicampur dengan bumbu lain seperti bawang putih halus, daun bawang, jahe, dan juga udang atau teri fermentasi. Setalah tercampur rata, kimchi disimpat di tempat khusus yang tertutup.

    Baca juga Tradisi Ama (Wanita Penyelam) di Jepang

    Uniknya, masyarakat Korea biasa menyimpan kimchi di sebuah wadah besar yang terbuat dari tanah liat. Kimchi ini akan disimpan dalam waktu yang lama. Karena merupakan makanan fermentasi, citarasa yang dihasilkan oleh Kimchi tentu terasa masam namun menyegarkan.

    Karena terbuat dari sayur-sayuran dan tidak menggunakan bahan pengawet, tak heran Kimchi didapuk sebagai salah satu makanan tersehat di dunia menurut majalah Health Magazine. Makanan khas Korea ini juga mengandung banyak vitamin sehingga bisa membantu pencernaan menjadi lancar serta mencegah sel kanker dalam tubuh. Menarik kan?

    Titis Wasilia
    Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.

    Subscribe berita terbaru dari blog Sahabat SiCepat

    Stay Connected

    88,466FansLike
    41,800FollowersFollow
    54,500FollowersFollow
    31,300FollowersFollow

    Recent Comments