Tuesday, January 18, 2022
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Awalnya 2020, Jakarta Banjir

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tak seperti pergantian tahun sebelumnya yang disambut dengan meriah, tahun baru 2020 justru diawali dengan musibah banjir yang menimpa sebagian besar wilayah di DKI Jakarta. Hujan deras mengguyur Jakarta sejak Selasa (31/12/2019) hingga Rabu (1/1/2020) pagi hingga membuat berbagi wilayah Jakarta direndam banjir dan berakibat pada lumpuhnya askes transportasi.

Musibah banjir ini tak hanya dialami Jakarta saja, sejumlah kawasan lain di kota penyyangga seperti Bekasi dan Tangerang pun tak luput dari banjir. Salah satu yang paling parah terjadi di kawasan Perumahan Gading Mutiara Timur, Bekasi dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Diketahui kondisi banjir ini terjadi hampir merata di seluruh kawasan Jakarta dan sekitarnya. Seperti di kawasan Bangka, Jakarta Selatan; Kelapa Gading, Jakarta Timur dengan ketinggian air lebih dari 50 cm. Banjir juga merendam perumahan warga di Kelurahan Gedong di Pasar Rebo, Jakarta Timur dengan ketinggian air diperkirakan mencapai 30-70 cm. Di Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta Barat ketinggian air mencapai 50-60 cm.

sumber: Tirto.id

Sementara itu. Ketinggian permukaan air sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi (1/1/2020) mencapai 860 cm atau sudah memasuki status siaga dua banjir akibat intensitas hujan yang berat terjadi sejak dini hari.

Dilansir dari Inews, informasi mengenai banjir ini dibagikan secara langsung dari Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun twitter. Pusdatin BPBD DKI Jakarta menginformasi kenaikan tinggi muka air Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai terjadi mulai pukul 02.00 WIB di level 700 cm atau siaga empat.

Pada Rabu pukul 03.00 WIB tinggi muka air Pintu Air Manggarai mencapai level 815 cm dengan status meningkat menjadi siaga tiga.

BPBD DKI Jakarta mengatakan, “”Pusdatin BPBD DKI Jakarta melakukan upaya antisipasi dengan menyebarluaskan informasi kepada lurah dan warga yang tinggal di bantara kali atas kenaikan tinggi muka air di Pintu Air Manggarai melalui media sosial seperti twitter, facebook, whatsapp dan website,”

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Tips Travel Hemat pakai Poin GRES

Halo, Sahabat Sicepat! Kamu seorang traveler dan suka mencari harga hemat untuk transportasi saat travel nanti? Sekarang kamu bisa...

Tempat Makan Hits di Kemang, Aesthetic a la Jaksel

Siapa yang tidak tahu Kemang? Salah satu wilayah di Jakarta Selatan ini sudah menjadi tolak ukur anak muda untuk...

Tanaman Hoki untuk Rumah Menurut Feng Shui

Pandemi Covid-19 semakin meningkatkan tren tanaman hias semakin meningkat. Aktivitas ini tentunya dilakukan masyarakat untuk dapat tetap beraktivitas meskipun...

Populer Artikel