Monday, December 6, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Suka Mencampur Pertamax dengan Pertalite? Ini Bahaya yang Harus Kamu Ketahui!

Must Read

Titis Wasilia
Currently working as Corporate Communication Staff in SiCepat Ekspres. Still learning to deliver informations through writing in a good way.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bagi kamu para pengendara sepeda motor, Pertamax dan Pertalite bukanlah hal yang asing didengar oleh telinga kan? Keduanya merupakan jenis bahan bakar yang kini sering digunakan oleh para pengendara motor di Indonesia. Meski sama-sama bahan bakar, keduanya memiliki kandungan yang berbeda dan efeknya tentu akan berbeda kepada mesin motor.

Pertama, kamu harus tahu dulu apa perbedaan dari pertalite dan pertamax itu sendiri. Pertalite merupakan bahan bakar minyak yang memilik kandungan RON (Research Octan Number) sebesar 90. Sedangkan pertamax memiliki kandungan oktan yang lebih tinggi yakni 92 dibandingkan pertalite. Karena memiliki oktan yang lebih tinggi, pertamax bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi, sehingga bisa bekerja lebih optimal pada gerakan piston (ruang bakar). Sebenarnya, pertamax lah yang dianjurkan digunakan oleh pengendara motor sesuai dengan ketentuan pabrikan motor agar performa mesin optimal.

Namun, tidak semua orang konsisten mengisi bahan bakar motornya dengan pertamax. Kejadian mencampur bahan bakar pertamax dan pertalite pun masih sering terjadi. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk untuk mesin kendaraan.

Menurut Wahana Honda, dilansir dari Liputan 6, mencampurkan pertamax dengan pertalite merupakan kebiasan buruk yang harus dihindari. Alih-alih mendapatkan kandungan oktan tinggi, hal itu justru bisa menghilangkan beberapa fitur tambahan yang dimiliki pertamax.

Salah satu contoh misalnya, pertamax memiliki kandungan yang berfungsi membersihkan kerak pada mesin. Jika dicampur dengan pertalite, unsur ini justru akan menghilang dari pertamax sehingga tidak akan optimal kandungannya. Proses pembakaran juga tidak akan optimal karena kedua bahan telah bercampur. Untuk jangka waktu yang lama, mesin kendaraan bisa saja mengalami knocking atau menggelitik.

Dampak negative lainnya tentu bisa menurunkan performa kendaraan. Bahkan, beberapa kendaraan kini telah di desain dengan canggih sehingga bisa mendeteksi bahan bakar. Jika kamu menggunakan bahan bakar yang tidak semestinya, inikator tersebut akan menyala.

Pencampuran bahan bakar pertamax dan pertalite yang bisa menghilangkan beberapa unsur dari pertamax tentunya akan berpengaruh kepada performa mesin kendaraan. Jika ingin mengganti bahan bakar, pastikan bahwa tangki bahan bakar benar-benar dalam keadaan kosong. Sehingga kamu tidak perlu mencampurkan dua bahan bakar yang berbeda kandungan tersebut dan merusak mesin kendaraan.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Resep Gingerbread Cookies, Cemilan Khas Natal

Menjelang perayaan natal pastinya akan ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, mulai dari dekorasi rumah, pilihan baju natal, hinggga...

Meriahkan Natal dengan Inspirasi Outfit Ini!

Perayaan natal identik dengan warna merah. Persiapan pohon natal, ornamen, dan hiasan rumah tak luput dari perhatian setiap tahunnya....

Adu Eksis dengan Christmas Tiktok Dance Challenge

Halo, Sahabat SiCepat! Kabar baik datang dari SiCepat untuk kamu dan teman-teman yang menyukai tiktok dance. SiCepat mengadakan event...

Populer Artikel