Wednesday, October 27, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Alasan Penyintas Covid-19 Baru Diperbolehkan Vaksin Setelah 3 Bulan

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemberian vaksin Covid-19 menjadi cara yang efektid untuk menurunkan angka kasus Covid-19. Meskipun aman, ada beberapa syarat yang perlu kamu ketahui untuk para penyintas Covid-19 yang ingin mendapatkan vaksin Covid-19

Melansir dari Halodoc.com, dikatakan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19, dr. Siti Nadia Tarmizi pada hari Minggu (14/2) lalu, penyintas Covid-19 boleh menerima vaksin setelah 3 bulan dinyatakan sembuh atau negatif melalui swab test.

Menurut Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Zullies Ikawati, Ph. D, hal ini disebabkan penyintas Covid-19 bukan termasuk prioritas yang perlu mendapatkan vaksin karena tubuhnya telah membangun antibodi selama terinfeksi virus Covid-19.

Sebelum 3 bulan usai dinyatakan sembuh, penyintas Covid-19 memiliki kekebalan dalam tubuh. Namun, setelah 3 bulan, kekebalan dalam tubuh itu akan menurun. Maka dari itu para penyintas disarankan untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Tidak hanya itu saja, penyintas juga harus berusia 18 tahun ke atas sebagai persyaratan penerima vaksin Covid-19 dan dinyatakan dalam kondisi sehat.

Baca juga: Indonesia Pasti Bisa Edukasi Masyarakat Tentang Vaksin Covid-19

Ketahui manfaat dan efek samping vaksin

Photo by iStock Photo

Untuk mengoptimalkan vaksin Covid-19, kamu perlu melakukan proses vaksinasi sesuai dosis yang disarankan. Vaksin Covid-19 wajib diterima sebanyak 2 dosis penyuntikan. Jarak penyuntikan antar dosis 1 dengan dosis 2 juga berbeda-beda, sesuai dengan jenis vaksinnya.

Vaksin Covid-19 juga memiliki efek samping. Namun hal ini adalah normal. Efek samping dapat terjadi karena tubuh sedang bekerja membangun antibody atau kekebalan tubuh.

Efek samping yang dirasakan biasanya pada bekas suntikan akan terasa nyeri dan bengkak. Penerima vaksin juga dapat mengalami demam ringan, kelelahan, hingga sakit kepala, tetapi hal tersebut bisa di atasi dengan perawatan mandiri. Jika efek samping lebih dari pada yang disebutkan atau mengalami alergi, kamu dapat menghubungi nomor penanganan KIPI di kartu vaksinasi kamu.

Info selengkapnya mengenai jenis vaksin, manfaat vaksin, dan KIPI, kamu bisa menyaksikan webinar Indonesia Pasti Bisa bersama dr. Tirta dan Wanda Ponika selaku direktur Global Humanitarian Response Indonesia Pasti Bisa. Klik link-nya di sini!

Baca juga: Tanggapan WHO Tentang Mencampur Dosis Vaksin

Referensi:

  • Halodoc.com. Diakses pada 2021. Ini Alasan Penyintas COVID-19 Baru Bisa Vaksin Usai 3 Bulan
  • Kompas Online. Diakses pada 2021. Alasan Pentingnya Penyuntikan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua.
  • Kompas Online. Diakses pada 2021. Kenapa Penyintas COVID-19 Baru Disuntik Vaksin Setelah 3 Bulan?
  • Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. What to Expect after Getting a COVID-19 Vaccine.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2021. Seputar Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19.
spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi Tanpa HP Untuk Siswa Dan Lansia

Sekolah pada umumnya melarang siswa untuk membawa ponsel. Namun, saat ini kita sangat membutuhkan ponsel untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi...

Si Kecil Tidur Pulas dengan Kelambu NS Gallery

Tidur pulas pada anak atau bayi merupakan dambaan bagi setiap orang tua. Ketika si kecil tidur pulas, hal ini...

SiCepat Ekspres Menambah Kepemilikan Saham Di DMMX

PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat) kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX). Dengan ini, maka SiCepat...

Populer Artikel