Sunday, October 17, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

One Day With dr. Henry: Tantang Kaum Muda Untuk Pull Up

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dr. Henry Suhendra adalah sosok pria yang dikenal dengan kesehatan jasmaninya, meskipun sudah memasuki usia yang tidak lagi muda. Berprofesi sebagai dokter orthopedi, dr. Henry memiliki moto hidup “Life is movement, movement is life”.

Menurutnya garis besar olahraga dibagi menjadi dua, yakni aerobik dan anaerobik. Aerobik disebut cardio, latihan lari, sepeda, berenang melatih jantung dan latihana beban atau latihan otot. “Setelah umur 40 tahun, setiap tahun otot akan habis 1 persen. Pola latihan olahraga harus dibagi, tidak bisa semuanya, seluruh badan walaupun latihan sekali akan membuat kecapekan,” tutur dr. Henry.

Dalam episode One Day With kali ini, Anastasia Praditha berkunjung ke rumah dr. Henry. Pria kelahiran Surabaya tahun 1977 itu akan menunjukkan gerakan pull, baik vertical pull dan horizontal pull. Gerakan vertikal, ditarik dari atas ke bawah, sementara gerakan horizontal dari depan ke belakang.

Setelah menunjukkan kemampuannya dalam berolahraga, dr. Henry juga membahas vitamin D yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat di tengah pandemi ini. “Sudah banyak penelitian, kalau hanya dari sinar matahari saja tidak cukup. Gunakan suplemen D3 dengan dosis awal antara 5000 sampai dengan 10.000 IU. Banyak penelitian vitamin D menyatakan dapat mengurangi angka kesakitan Covid dan juga mengurangi angka kematian Covid-19,” jelas dr. Henry.

Di tengah kondisi pandemi, dr. Henry menjelaskan bahwa kita harus menjaga kesehatan dengan pola makan dan pola tidur yang teratur. Jumlah kalori yang masuk ke tubuh perlu dijaga, serta konsumsi makanan yang kaya akan protein. Tidak kalah penting, olahraga juga menjadi peran yang sangat penting dalam menjaga kebugaran tubuh.

“Patokan yang bagus itu adalah 2 gram protein per kilogram berat badan. Olahraga beban akan menjaga kepadatan tulang. Tetap jaga prokes, dan kalau mau sehat, tidur 7-8 jam untuk membantu produksi hormone-hormon positif untuk tubuh,” pesan dr. Henry kepada Sahabat SiCepat yang menyaksikan program YouTube SiCepat One Day With.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Tips Memiliki Mental Baja Agar Menjadi Pebisnis Sukses

Mengawali bisnis pasti ada saja tantangan dan kesulitan yang kamu alami. Terkadang rasanya ingin menyerah saja, tetapi tentunya tidak...

Sicepat Ekspres Berikan Bantuan Perahu Karet ke BPBD Kabupaten Bekasi Untuk Antisipasi Bencana Banjir

SiCepat Ekspres melalui kegiatan CSR SiCepat Peduli menyalurkan bantuan berupa perahu karet ke BPBD Kabupaten Bekasi pada hari Jumat, 8 Oktober...

PeduliLindungi kini dapat diakses melalui Chatbot WhatsApp

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dibuat pemerintah dengan tujuan membantu pelacakan dalam menghentikan penyebaran Covid-19. Aplikasi ini memerlukan peran masyarakat...

Populer Artikel