Saturday, December 4, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Batas Konsumsi Makanan Cepat Saji Menurut Ahli

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Makanan cepat saji sering dijadikan pilihan untuk dimakan saat seseorang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak.

Makanan cepat saji sering disebut sebagai makanan yang tidak sehat bahkan dapat membahayakan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Menurut Lily Arsati Lestari, Staf Pengajar Prodi S1 Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM, pada umumnya makanan cepat saji tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi manunsia karena tidak ada gizi seimbang dari makanan tersebut.

Lily mengatakan, walaupun makanan fast food tidak mengandung gizi yang seimbang, tetapi sajian tersebut masih bisa dikonsumsi sesekali.

Baca juga: Makanan Peningkat Imunitas yang Perlu Dikonsumsi Setelah Vaksin

Makan maksimal satu kali dalam seminggu

Menurut Lily, sampai sekarang belum adanya batasan konsumsi makanan cepat saji yang pasti. Tetapi, ia menyarankan untuk makan fast food sebanyak satu kali dalam seminggu.

Lily menuturkan “batasan yang disepakati sebenarnya tidak ada. Namun, kalau dari sisi keberadaannya makanan tersebut hanya ada di pusat perbelanjaan atau mall. Jadi, saya rasa kalau misalnya makan smeinggu sekali atau dua minggu sekali masih oke.”

Ia berkata bahwa terkadang makanan tidak selalu hanya dilihat dari kandungan gizinya, tetapi dari faktor lain, seperti kesukaan atau bisa membuat orang senang.

Photo by Tim Samuel from Pexels

Bisa diterapkan oleh semua orang

Menurut Lily, batasan mengonsumsi makanan fast food sebanyak satu kali seminggu dapat diikuti semua orang, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Bahkan, Lily mengatakan penggiat diet dapat mengikuti batasan yang sama untuk mengkonsumsi makanan cepat saji.

Sebagai penggiat diet, mungkin harus menyesuaikan kebutuhan kalori harian dengan makanan siap saji yang ingin dikonsumsi. Satu porsi ayam goreng dan kentang goreng dapat mengandung sebanyak 500 kilo kalori.

Baca juga: Resep Olahan Ikan Tenggiri yang Lezat

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Meriahkan Natal dengan Inspirasi Outfit Ini!

Perayaan natal identik dengan warna merah. Persiapan pohon natal, ornamen, dan hiasan rumah tak luput dari perhatian setiap tahunnya....

Adu Eksis dengan Christmas Tiktok Dance Challenge

Halo, Sahabat SiCepat! Kabar baik datang dari SiCepat untuk kamu dan teman-teman yang menyukai tiktok dance. SiCepat mengadakan event...

Intip Manfaat Copywriting untuk Boost Sales Produk

Sudah mengenal copywriting? Copywriting merupakan suatu metode pembuatan materi dengan tujuan untuk menarik audiens agar melakukan hal yang kita...

Populer Artikel