Wednesday, October 27, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mengenal Istilah Critical Eleven

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Critical eleven adalah waktu yang sangat krusial atau penting dalam penerbangan. Disebut sebagai waktu terpenting karena pilot yang bertugas harus melakukan komunikasi secara intensif dengan Air Traffic Controller (ATC) untuk mengendalikan pesawat sesuai dengan standar operasi yang berlaku. 

Critical eleven memiliki rentang waktu tiga menit pertama dan delapan menit terakhir. Maksudnya adalah, tiga menit pertama digunakan untuk mencari posisi stabil dan mengontrol kecepatan ketika pesawat mulai mengudara. Sementara itu, delapan menit terakhir digunakan untuk menurunkan kecepatan dan menyesuaikan dengan landasan. Selama waktu critical eleven ini, awak kabin dilarang berkomunikasi dengan kokpit kecuali ada hal darurat, serta awak kokpit harus menahan diri dari aktivitas lain yang tidak berhubungan dengan kontrol pesawat. 

Photo by Nata Romualdo (Pexels.com)

Dalam menghadapi critical eleven, awak kabin biasanya akan memberikan arahan untuk para penumpang agar mematikan ponsel, menutup meja, menegakkan sandaran kursi, membuka tirai jendela, dan menggunakan sabuk pengaman. Aturan-aturan tersebut diberikan untuk memudahkan jalannya evakuasi apabila kondisi bahaya terjadi. Penumpang juga disarankan untuk tidak tidur agar bisa fokus pada arahan awak kabin dan selalu waspada terhadap kondisi pesawat. 

Perlu diperhatikan, pada saat emergency landing, penumpang hanya diberikan waktu 90 detik untuk menyelamatkan diri dari pesawat. Jika penumpang tidak segera keluar dari pesawat, maka penumpang akan kekurangan oksigen, tenggelam saat water landing, bahkan meninggal akibat terlalu banyak menghirup asap (smoke inhalation).  

Baca juga tips bepergian dan berkendara aman bersama anak.

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi Tanpa HP Untuk Siswa Dan Lansia

Sekolah pada umumnya melarang siswa untuk membawa ponsel. Namun, saat ini kita sangat membutuhkan ponsel untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi...

Si Kecil Tidur Pulas dengan Kelambu NS Gallery

Tidur pulas pada anak atau bayi merupakan dambaan bagi setiap orang tua. Ketika si kecil tidur pulas, hal ini...

SiCepat Ekspres Menambah Kepemilikan Saham Di DMMX

PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat) kembali menambah kepemilikan sahamnya di PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX). Dengan ini, maka SiCepat...

Populer Artikel