Tuesday, September 28, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Surga Tersembunyi Di Negeri Matahari Terbit

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Surga tersembunyi di Negeri Matahari Terbit yang merupakan sebutan bagi negara Jepang, rupanya kurang menjadi sorotan bagi para wisatawan. Jepang yang identik dengan kehidupan metropolitan, beragam kuliner, serta gemerlap hiburan, ternyata menyimpan sejumlah keindahan surga alam.

Umumnya, Sebagian besar orang yang ingin berpetualang di Negeri Matahari Terbit ini akan mengunjungi kota Tokyo atau Osaka. Buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke Jepang, kamu dapat melihat lima surga tersembunyi di Negeri Matahari Terbit di bawah ini agar perjalananmu selama di Jepang menjadi lebih unik dan berbeda. 

Pantai Shirahama 

Photo by Jamie Liu (Unsplash.com)

Keindahan pantai Shirahama terkenal akan pasir putih yang diimpor dari Australia menjadi daya tarik utama dari tempat ini. Bagi kamu yang suka berjemur dan bermain air, serta menikmati suara deburan ombak, pantai ini sangat ideal untukmu karena didukung dengan keindahan suasana tropis pesisir selatan laut Prefektur Wakayama. Di sekitar pantai, kamu juga bisa menikmati pemandian air panas Saki no Yu yang merupakan onsen atau pemandian air panas tertua di Jepang.

Tidak hanya menikmati keindahan alam, kamu juga dapat mengenal budaya Jepang yang begitu terasa di Sandanbeki Rock Cliff di sekitar sana. Di tebing batu ini terdapat Kumano-Suigun Guard House yang konon katanya pernah digunakan tempat persembunyian bajak laut Kumano-Suigun. 

The Blue Pond

Photo by Instagram.com/ urjapan.indonesia

Kolam cantik berwarna biru yang bernama Aoiike ini menjadi destinasi wisata surga tersembunyi yang jangan sampai terlewatkan. Warna biru pada kolam mini memberikan kesan takjub kepada setiap pengunjung yang menatapnya. Meskipun kolam ini hanyalah kolam buatan, namun warna birunya berasal dari mineral alami. 

Tujuan dibuatnya kolam ini adalah agar tidak terjadi erosi akibat gunung berapi Tokachi yang ada di sekitarnya. Buat kamu yang ingin datang ke Aoiike, kamu bisa memilih jadwal pada saat musim dingin karena pemandangan kolam biru ini akan sangat ajaib ketika berpadu dengan pemandangan putihnya salju. 

Shikoku Island

Photo by Instagram.com/ 9229.asa

Shikoku Island merupakan pulau terkecil dari pulau-pulau utama Jepang seperti Hokkaido, Honshu, Shikoku dan Kyushu. Pulau Shikoku terkenal dikalangan umat Buddha sebagai tempat wisata religi sambil menikmati keindahan sungai. Sekitar 88 kuil berbeda dapat ditemui di Kawasan Shikoku. 

Jika kamu berminat untuk mengunjungi Pulau Shikoku, kamu bisa menikmati aktivitas bersepeda di Setouchi Shimanami Kaido yang menghubungkan pulau-pulau di laut Setouchi dengan tujuh jembatan. Kamu dapat menghabiskan waktu selama dua minggu untuk menjelajahi pulau ini dengan leluasa karena waktu tempuhnya yang lebih singkat dibandingkan wilayah lain. 

Sagano Bamboo Forest

Photo by Atlasobscura.com

Hutan bamboo ini terletak di pinggiran barat Kyoto, tepatnya di Arashiyama. Suasananya yang asri cocok untuk kamu yang menginginkan destinasi wisata menarik dan Instagramable. Ditambah lagi suara-suara lembut gesekan antara batang-batang bambu yang terhempas angin membuat dirimu semakin rileks. 

Jika kamu mencari wisata alam yang menenangkan pikiran, kamu bisa mengunjungi Sagano Bamboo Forest yang dapat ditempuh selama 30 menit dari pusat kota Kyoto. Di tengah hutan bambu ini terdapat jalur pejalan kaki yang terbuat dari kayu. Jalur ini dibuat seperti membelah melalui rumpun padat batang bambu, tingginya pun mencapai puluhan meter, dan menciptakan kanopi secara alami.

Hitachi Seaside Park 

Photo by Instagram.com/ yuya_5dmark4

Surga tersembunyi di negara Jepang ini memiliki luas hampir 200 hektar dan berada di tepi Samudera Pasifik. Sejak tahun 1991, jutaan tanaman bunga bermekaran di musim yang berbeda-beda. Bunga bakung dan tulip bermekaran di musim semi, kemudian bunga nemophila dan zinnia mekar di saat musim panas, dan bunga kochia, serta kosmos bermekaran di musim gugur. 

Teruntuk kamu yang menyukai tanaman dan bunga, kamu bisa mengikuti beberapa acara di Hitachi Seaside Park yang bisa kamu sesuaikan dengan musim bunga-bunga bermekaran. Sebaiknya kamu mengunjungi surga alam yang satu ini mulai dari akhir Maret hingga pertengahan Oktober karena saat bulan November sampai Januari, Hitachi Seaside Park memasuki musim dingin, serta tumbuhan dan pepohonan memasuki masa dorman. 

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Cara Meditasi Menenangkan Pikiran Untuk Pemula

Meditasi bisa dipelajari oleh setiap orang. Meditasi dilakukan untuk menenangkan pikiran dan merupakan kegiatan untuk melatih fokus pikiran agar...

Pengaruh Hipertensi Terhadap Vaksin Covid-19

Hipertensi menjadi salah satu kondisi yang harus diperhatikan oleh seseorang yang hendak melakukan vaksinasi Covid-19. Bagi pengidap penyakit hipertensi,...

Hati-hati Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi atau high heels memiliki beragam model yang menarik. Sepatu hak tinggi dipercaya dapat memberikan kesan yang...

Populer Artikel