Wednesday, September 22, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Apa Kata Sahabat SiCepat Tentang COD?

Must Read

Alycia Putri
Currently working as Corporate Communication Staff at SiCepat Ekspres Indonesia. As a junior Content Writer, I still learn a lot about how to convey messages through writing to be easily understood by readers and still find out about writing and various vocabulary so the articles are not monotonous.
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Beberapa waktu lalu, sistem COD (Cash on Delivery) ramai diperbincangkan di masyarakat karena ada salah satu konsumen yang marah,  bahkan melontarkan makian kepada kurir COD lantaran barang yang dibelinya melalui marketplace tidak sesuai dengan yang dipesan. 

Kasus konsumen yang komplain kepada kurir COD juga sempat dialami oleh SiGesit, bahkan hingga mengancam nyawa sang kurir dengan samurai. Diduga, sang pembeli melakukan hal tersebut karena merasa ditipu oleh seller yang barangnya diantar oleh kurir tersebut. 

Dalam dua kasus tersebut, pembeli melampiaskan amarahnya kepada kurir yang mengantarkan paket. Padahal, sebenarnya kurir tersebut tidak tahu apa-apa mengenai barang yang diantarnya. Jika merasa tidak sesuai atau dirugikan, seharusnya pembeli dapat bersikap bijak dengan menerimanya terlebih dahulu, membayarnya, kemudian ajukan komplain kepada seller, lalu melakukan proses pengembalian. 

Menanggapi hal tersebut, program singkat dari SiCepat Ekspres, yaitu TAKIS (Tanya Kilat SiCepat Ekspres) secara perdana mempersembahkan episode pertamanya melalui Instagram @sahabatsicepat dengan tema “Kontraversi COD”. 

Pada program TAKIS ini, tim SiCepat berkeliling mencari beberapa Sahabat SiCepat untuk menanyakan pendapat mereka perihal COD dan kasusnya yang viral belakangan ini. Dari lima Sahabat SiCepat terpilih ternyata dua di antaranya belum mengetahui apa itu COD. 

COD (Cash on Delivery) adalah bayar di tempat melalui kurir. Jadi, ketika kamu berbelanja online melalui marketplace, kamu akan membayar barang pesanan kamu ketika barang sampai di tempat tujuan.

Saat ditanya pendapat terkait bagaimana jika sistem bayar di tempat dihapus saja dari layanan belanja online karena kasus viral yang terjadi belakangan ini, mayoritas Sahabat SiCepat, tidak setuju.

“Jangan dihapus, sebenarnya sistem ini bagus untuk mengantisipasi seller atau kurir yang nakal,” ujar salah satu Sahabat SiCepat yang tidak setuju. 

Melihat dari kasus-kasus COD yang viral, serta beberapa pendapat dari para Sahabat SiCepat, SiCepat Ekspres membuat panduan belanja online dengan sistem COD yang benar. Simak videonya di tautan berikut ini!

spot_imgspot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Indonesia Pasti Bisa Buka Sentra Vaksinasi 2.500 Dosis di Kota Semarang

Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama Dinas Kesehatan Kota Semarang membuka sentra vaksinasi di Mall Tentrem, Semarang pada 20-21 September...

Indonesia Pasti Bisa Salurkan Obat Remdesivir Ke dr. Gunawan

Indonesia Pasti Bisa mendapatkan donasi berupa obat Covid-19, yaitu Remdesivir dari salah satu donatur. Obat Covid-19 Remdesivir ini langsung...

SiCepat Ekspres Raih 2 Penghargaan Dalam Ajang OMNI Brands Award 2021.

SiCepat Ekspres berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang OMNI Brands Award 2021 yang diselenggarakan oleh Marketeers. SiCepat Ekspres...

Populer Artikel